Kamis, 05 April 2012

MENGHITUNG TINGKAT PERTUMBUHAN NASIONAL II

 MENGHITUNG TINGKAT PERTUMBUHAN NASIONAL II

seperti nyang sudah di jelaskan sebelumnya Formula untuk menentukan tingkat pertumbuhan ekonomi ialah :
PNrilla = 100/HIa x PN masa ini

untuk menentukan tingkat pertumbuhan ekonomi perhitungan harus dilakukan dengan dua cara yaitu :
g = (PN rill1- PN rill0)/(PN rill0 )

Contoh soal :
Pada tahun 2010 pendapatan nasional rill adalah Rp 135,4 triliun sedangkan pada tahun 2008 nilai nya telah meningkatkan kepada Rp 145,3 triliun. Dengan demikian tingkat pertumbuhan yang dicapai Negara itu adalah :

g2010 = (154,3 -153,4 )/153,4 x 100 = 5,8 persen


contoh soal :
pada tahun 2004 produk domestic bruto menurut harga yang berlaku Rp 170,4 triliun dan pada tahun 2005 nilainya telah menjadi Rp 235,6 triliun, indeks harga tahun 2002 adalah 170 dan dalam tahun 2003 harganya 179 . dengan data seperti terlebih dahulu harus dihitung pendapatan nasional rill tahun 2003, yaitu :
PN – rill2003 = 170/179 x Rp 235,6 triliun = 223,7 triliun
Dengan demikian sekarang kita telah dapat menghitung tingkat ekonomi pada tahun 2003 :
Tingkat pertumbuhan ekonomi = (223,7-170,4)/170,4 x 100 = 3,1 persen

sumber : buku ekonomi jilid II
CARA MENGHITUNG TINGKAT PERTUMBUHAN 
Perhitungan pendapatan nasional secara ini memungkinkan tingkat pertumbuhan ekonomi secara langsung di hitung dari data pendapatan nasional rill yang tersedia. Formula yang akan digunakan untuk menentukan tingkat pertumbuhan ekonomi ialah :
g = (PN rill1- PN rill 0)/(PN rill0 )

dimana g         = tingkat pertumbuhan ekonomi
           PNriil1 = pendapatan nasional untuk tahun dimana tingkat pertumbuhan ekonominya                           dihitung.
           PNriil0 = pendapatan nasional pada tahun berikutnya

untuk menentukan tingkat pertumbuhan ekonomi perhitungan harus dilakukan dengan dua cara yaitu :
PNrilla = 100/HIa x PN masa ini

dimana HIa = indeks harga atau pendeflasi pendapatan nasional (GNP deflator )
            PN  = pendapatan nasional

 contoh soal :

Pada tahun 2007 pendapatan nasional rill adalah Rp 150,2 triliun sedangkan pada tahun 2008 nilai nya telah meningkatkan kepada Rp 158,8 triliun. Dengan demikian tingkat pertumbuhan yang dicapai Negara itu adalah :
g2007 = (158,8-150,2 )/150,2 x 100 = 5.7 persen

contoh soal :
pada tahun 2002 produk domestic bruto menurut harga yang berlaku Rp 198,4 triliun dan pada tahun 2003 nilainya telah menjadi Rp 224,7 triliun, indeks harga tahun 2002 adalah 152 dan dalam tahun 2003 harganya 160 . dengan data seperti terlebih dahulu harus dihitung pendapatan nasional rill tahun 2003, yaitu :
PN – rill2003 = 152/160 x Rp 224,7 triliun = 213,4 triliun
Dengan demikian sekarang kita telah dapat menghitung tingkat ekonomi pada tahun 2003 :
Tingkat pertumbuhan ekonomi = (213,4-198,4)/198,4 x 100 = 7,5 persen

sumber : buku ekonomi jilid II

Senin, 02 April 2012

Konsep pendapatan nasional
- PNB/GNP (Produk Nasional Bruto/Gross Nasional Product)
PNB adalah seluruh nilai produk barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat suatu Negara dalam periode tertentu, biasanya satu tahun, termasuk didalamnya barang dan jasa yang dihasilkan oleh masyarakat Negara tersebut yang berada di luar negeri.
Rumus
GNP = GDP – Produk netto terhadap luar negeri
- NNP (Net National Product)
NNP adalah jumlah barang dan jasa yang dihasilkan oleh masyarakat dalam periode tertentu, setelah dikurangi penyusutan (depresiasi) dan barang pengganti modal.
Rumus :
NNP = GNP – Penyusutan
- NNI (Net National Income)
NNI adalah jumlah seluruh penerimaan yang diterima oleh masyarakat setelah dikurangi pajak tidak langsung (indirect tax)
Rumus :
NNI = NNP – Pajak tidak langsung
- PI (Personal Income)
PI adalah jumlah seluruh penerimaan yang diterima masyarakat yang benar-benar sampai ke tangan masyarakat setelah dikurangi oleh laba ditahan, iuran asuransi, iuran jaminan social, pajak perseorangan dan ditambah dengan transfer payment.
Rumus :
PI = (NNI + transfer payment) – (Laba ditahan + Iuran asuransi + Iuran jaminan social + Pajak perseorangan )
- DI (Disposible Income)
DI adalah pendapatan yang diterima masyarakat yang sudah siap dibelanjakan oleh penerimanya.
Rumus :
DI = PI – Pajak langsung
 Perhitungan Pendapatan Nasional

a.       Metode Produksi
Pendapatan nasional merupakan penjumlahan dari seluruh nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh sector ekonomi masyarakat dalam periode tertentu
Y = [(Q1 X P1) + (Q2 X P2) + (Qn X Pn) ……]
b.      Metode Pendapatan
Pendapatan nasional merupakan hasil penjumlahan dari seluruh penerimaan (rent, wage, interest, profit) yang diterima oleh pemilik factor produksi adalam suatu negara selama satu periode.
Y = r + w + i + p
c.       Metode Pengeluaran
Pendapatan nasional merupakan penjumlahan dari seluruh pengeluaran yang dilakukan oleh seluruh rumah tangga ekonomi (RTK,RTP,RTG,RT Luar Negeri) dalam suatu Negara selama satu tahun.
Y = C + I + G + (X – M)
 sumber : http://daneea.wordpress.com/2010/04/08/perhitungan-pendapatan-nasional/
              bukuekonomi jilid II