Minggu, 20 Maret 2011

HUBUNGAN IBD DENGAN SISTEM INFORMASI

HUBUNGAN SISTEM INFORMASI DENGAN ILMU BUDAYA DASAR


SISTEM INFORMASI : Sistem informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung
operasi dari suatu organisasi: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data

ILMU BUDAYA DASAR :
Secara sederhana IBD adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang diekembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah IBD dikembangkan petama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “the Humanities”.

HUBUNGAN ILMU BUDAYA DASAR DENGAN SISTEM INFORMASI

Dalam era sekarang ini,mengakses segala informasi sangatlah mudah.Dirumah,di sekolah bahkan di tempat-tempat umum sudah di pasang wireless fidelity(WiFi),sehingga kapan pun di mana pun kita bisa mendapatkan informasi atau data yang kita cari.Dengan begitu pengetahuan kita bertambah.
Internet tidak selalu menguntungkan ada juga sisi negativenya,seperti situs-situs porno atau hal-hal yang seharusnya tidak di perlihatkan di depan umum.Internet merupakan sarana pendidikan untuk menambah wawasan. IPTEK di Indonesia cukup bagus. Dimana pendidiknya profesional dan berpengalaman. Kesemua itu dilakukan agar Indonesia tidak lagi menjadi negara terbelakang dalam hal pendidikan. Faktor yang menghambat pendidikan di Indonesia adalah kurangnya modal untuk mendirikan dan menyekolahkan orang-orang yang kurang mampu.
Sebelum adanya Internet, masalah utama yang dihadapi oleh pendidikan di seluruh dunia adalah akses kepada sumber informasi.Namun sekarang dengan adanya Internet memungkinkan mengakses kepada sumber informasi yang mulai tersedia banyak.
Namun walau sekarang ini informasi dapat dengan mudah di peroleh tetap masih saja ada kendala yang menghambat seperti,kurang menguasai bahasa internasional atau bahasa inggris karena hamper semua peritah dalam koputer ataupun game yang sering di mainkan,sudah menggunakan bahasa inggris,jika kita tidak menguasainya kita pasti akan sulit menjalankan computer untuk mencari informasi.
Era sekarang ini adalah era globalisasi ternyata telah membawa nuansa budaya dan nilai yang mempengaruhi selera dan gaya hidup masyarakat. Melalui media yang terbuka,masyarakat menerima berbagai informasi tentang peradaban baru yang datang dari seluruh penjuru dunia,yang tidak tersaring karena siapa saja dapat memberikan komentar ataupun informasi yang mereka inginkan tanpa adanya aturan.
Begitulah, misalnya, banjir informasi dan budaya baru yang dibawa media tak jarang teramat asing dari sikap hidup dan norma yang berlaku. Terutama masalah pornografi, dimanasekarang wanita-wanita Indonesia sangat terpengaruh oleh trend mode dari Amerika dan Eropa yang dalam berbusana cenderung minim, kemudian ditiru. Sehingga sekarang sudah tidak asing lagi ita melihat wanita yang mengubar aurat di tempat umum.Di mana budaya berpakaian terbuka itu sangat bertentangan dengan norma yang ada di Indonesia. Belum lagi maraknya kehidupan free sex di kalangan remaja masa kini. Pengaruh informasi terhadap budaya ini memang menyebabkan pengaruh yang paling parah. Jika di negara Indonesia ini hampir semua masyarakatnya telah mengikuti budaya yang seperti di Amerika dan Eropa, pasti akan ada perpecahan dari dalam negeri ini, akan ada pertentangan yang mungkin akan berdampak buruk bila orang yang mengikuti gaya Eropa dan Amerika itu melawan. Karena kalau mereka melawan, mereka akan berfikir negara Indonesia ini seperti negara luar yang bebas. Jadi mereka akan melakukan tindakan yang bebas sesuka hati mereka untuk mempertahankan gaya yang ditiru oleh mereka.
Kehidupan sosial masyarakat juga ikut berdampak akibat perkembangan informasi tersebut, Hubungan sosial yang terjalin di masyarakat kita bisa hanya dengan menggunakan via hand phone atau via email. Memang cara seperti itu praktis, cepat dan mudah. Tapi tanpa sadar mereka tidak dapat bersilaturahmi secara langsung.Pengaruh positif dari informasi yang berkembang di dunia bagi budaya yaitu pengetahuan budaya. Indonesia yang belakangan ini budayanya yang dimiliki sering diakui atau diklaim oleh negara lain kini seluruh dunia dapat melihat dan mengenal bagaimana kebudayaan di Indonesia, sehingga seluruh dunia dapat tau bagaimana isi di setiap masing-masing negara, sebenarnya selain memamerkan bdayanya, Indonesia juga harus memberikan hak paten terhadap budaya-budayanya agar tidak di curi lagi oleh negara lain kalau Indonesia sudah mengukuhkannya. Jadi mudah-mudahan tidak akan ada lagi pengakuan dari Negara-negara lain terhadap kebudayaan bangsa Indonesia.

KESIMPULAN

Bahwa budaya dan informasi itu saling berhubungan.karena budaya tidak akan berkembang jika tidak ada informasi yang di sebarkan.budaya adalah bukan hanya suku atau lagu-lagu khas daerah masing-masing suku,namun juga tradisi atau adat istiadat dan juga tatakrama yang harus di lalukan juka di suatu daerah tertentu.Indonesia memiliki banyak ragam suku-suku sehingga budaya yang ada di Indonesia bermacam-macam.
Kebudayaan yang mencerminkan kepribadian Bangsa kita harus dijaga agar dapat memperkokohjati diri bangsa.Pemerintah dan Masyarakat sangat berperan penting dalam kebudayaan yangmempengaruhi kepribadian bangsa demi terwujudnya suatu ciri khas jati diri dari bangsaIndonesia. Peristiwa transkultural seperti itu mau tidak mau akan berpengaruh terhadapkeberadaan kesenian budaya bangsa. Padahal kesenian tradisional kita merupakan bagian darikhasanah kebudayaan nasional yang perlu dijaga kelestariannya. Perubahan dari masyarakattertutup menjadi masyarakat yang lebih terbuka, dari nilai-nilai yang bersifat homogen menujupluralisme nilai dan norma sosial Mengejar Kemajuan Perkembangan Ilmu Pengetahuan danTeknologi, jika kita tetap mengandalkan impor produk dari luar negeri, maka kita akan terusterbelakang. Oleh karena itu, hal ini tantangan bagi kita untuk mengejar ketertinggalan iptek darinegara-negara maju. Masalah Pendidikan yang Tepat, bagaimana sistem pendidikan yang adamengintrinsikkan kebudayaan di dalamnya. Dimana ada suatu kebudayaan yang menjadi spiritdari sistem pendidikan yang kita terapkan.
Informasi merupakan elemen dari kehidupan manusia yang saling terkait satu sama lainnya. Manusia berinteraksi kepada yang lain untuk dapat saling bertukar informasi. Banyak hal yang dapat terjadi dari proses sebuah informasi tersebut. Maka perlu adanya pengelolaan yang baik dalam hal ini merupakan fungsi dari sistem informasi. Namun dalam pelaksannanya seorang professional dibidang tersebut perlu melihat dampak dari sebuah sistem yang mereka buat. Karenanya tidak bisa diabaikan hal ini karena hanya mementingkan sesuatu keinginan akan sebuah ambisi saja.
Maka dari itu terjadi hubungan yang sangat erat antara sistem informasi dengan ilmu budaya dasar. Yakni agar mereka yang professional dibidang informasi mampu melihat mengenai masalah-masalah manusia dan budaya dan juga adat istiadat yang berlaku di masyarakat. Memperluas wawasan mereka dalam menyesuaikan dengan lingkungannya, peka terhadap lingkungan budaya serta kritis terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kemanusiaan dan budaya





SUMBER:
http://yogieadiputra.wordpress.com/2011/03/03/hubungan-sistem-informasi-dengan-ilmu-budaya-dasar/
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/02/keterkaitan-ilmu-budaya-dasar-dengan-sistem-informasi/
http://www.scribd.com/doc/51191268/MAKALAH-IBD-2

Minggu, 13 Februari 2011

ilmu budaya dasar (IBD)

Pengertian Ilmu budaya dasar :
Secara sederhana ilmu budaya dasar(IBD) adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar tentang konsep yang diekembangkan untuk mengkaji masalah manusia dan kebudayaan. akan tetapi IBD dalam mata kuliah berguna sebagai salah satu usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nlai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri. 
Istilah IBD dikembangkan petama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “the Humanities. Dengan mempelajari the humanities di harapkan kita sebagai mahluk sosial dapat menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus.

Prof Dr.Harsya Bactiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar yaitu :
v    Ilmu-ilmu Alamiah ( natural scince ). Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hokum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis ini kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil penelitian 100 5 benar dan 100 5 salah
v    Ilmu-ilmu sosial ( social scince ) . ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tapi hasil penelitiannya tidak 100 5 benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antara manusia initidak dapat berubah dari saat ke saat.
v    Pengetahuan budaya ( the humanities ) bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.
TUJUAN IBD :
1.Mengusahakan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka
2.Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemansiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
3.Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bagnsa dan Negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing tidak jatuh ke dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat
4.menguasahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain. Dengan memiliki satu bekal yang sama, para akademisi diharapkan akan lebih lancer dalam berkomunikasi.

Adanya pembelajaran IBD dalam perguruan tinggi sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari diantaranya :
1. Mengenal lebih dalam dirinya sendiri maupun orang lain yang sebelumnya lebih dikenal luarnya saja
2. Mengenal perilaku diri sendiri maupun orang lain
3. Sebagai bekal penting untuk pergaulan hidup
4. Perlu bersikap luwes dalam pergaulan setelah mendalami jiwa dan perasaan manusia serta mau tahu perilaku manusia
5. Tanggap terhadap hasil budaya manusia secara lebih mendalam sehingga lebih peka terhadap masalah-masalah pemikiran perasaan serta perilaku manusia dan ketentuan yang diciptakannya
6. Memiliki penglihatan yang jelas pemikiran serta yang mendasar serta mampu menghargai budaya yang ada di sekitarnya dan ikut mengembangkan budaya bangsa serta melestarikan budaya nenek moyang leluhur kita yang luhur nilainya
7. Sebagai calon pemimpin bangsa serta ahli dalam disiplin ilmu tidak jatuh kedalam sifat-sifat kedaerahan dan kekotaan sebagai disiplin ilmu yang kaku
8. Sebagai jembatan para saran yang berbeda keahliannya lebih mampu berdialog dan lancar dalam berkomunikasi dalam memperlancar pelaksanaan pembangunan diberbagai bidang mampu memenuhi tuntutan masyarakat yang sedang membangun serta mampu memenuhi tuntutan perguruan tinggi khususnya Dharma pendidikan

   bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesama, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi tema sentral dalam IBD. Pokok-pokok bahasan yang dikembangkan adalah :
1.Manusia dan cinta kasih
2.Manusia dan Keindahan
3.Manusia dan Penderitaan
4.Manusia dan Keadilan
5.Manusia dan Pandangan hidup
6.Manusia dan tanggungjawab serta pengabdian
7.Manusia dan kegelisahan
8.Manusia dan harapan


 Lingkup Ilmu Budaya Dasar dalam Kehidupan
  • Ilmu budaya dasar dalam kehidupan kita sebagai seorang individu, yaitu peran ilmu budaya dasar dalam hati kecil kita, pada saat kita dihadapkan pada pilihan-pilihan yang sering kali membimbangkan kita. Ini sangat penting dalam mengambil keputusan-keputusan dalam hidup kita.
  • Ilmu budaya dasar dalam kehidupan berkeluarga, yaitu bagaimana ilmu budaya dasar dapat mempengaruhi sikap kita terhadap anggota keluarga kita, bagaimana kita seharusnya bersikap agar tidak mengecewakan keluarga, terutama orang tua kita.
  • Ilmu budaya dasar dalam kehidupan bermasyarakat, yaitu sejauh apa ilmu budaya dasar dapat mempengaruhi sikap dan tata cara kita dalam bermasyarakat. Bila kita sudah mempunyai dasar yang kuat, dapat diyakini bahwa kita akan dapat membawa diri dalam masyarakat


saran : di harapkan adanya mata kuliah ilmu budaya dasar(IBD) dapat memperbaiki pola atau tingkah laku kita sebagai mahasiswa untuk menjadi mahluk sosial yang baik dan juga dapat menjadi bekal kita dalam menghadapi persaingan kerja nanti.

Kritik : sebaiknya pembelajaran ilmu budaya dasar(IBD) di adakan lebih rutin dan lebih banyak praktek seperti presentasi,diskusi Tanya jawab,dll.



http://mandakatartika.wordpress.com/2010/02/27/ibd1/

http://massofa.wordpress.com/2008/10/21/pengertian-tujuan-dan-ruang-lingkup-ilmu-budaya-dasar/

Jumat, 26 November 2010

ISD (DAMPAK POLIGAMI)

poligami adalah : seseorang lelaki yang mempunyai pasangan lebih dari satu,dan dalam status perkawinan pasangan pertama itu di anggap sah dalam hukum negara dan agama tetapi pasangan kedua hanya sah di mata hukum agama.

     biasanya poligami menjadi masalah yang sulit untuk di selesaikan karena banyak opini-opini yang berbeda di masyarakat.Ini berangkat dari pemikiran bahwa perkawinan poligami akan membawa dampak dan reaksi baik itu positif maupun negatif dari pihak-pihak tertentu terutama keluarga karena keluarga merupakan unit interaksi personal dimana ayah, ibu dan anak akan menjalin hubungan interaksi dan komunikasi yang akan berpengaruh terhadap keadaan bahagia (harmonis) maupun keadaan tidak bahagia (disharmonis).
     pada hakekatnya tidak ada wanita yang mau di poligami dampak yang mungkin di alami wanita tersebut:

Dampak poligami

ISTRI terdiri dari 2 faktor yaitu:
  • Faktor Internal
  1. Dampak psikolois: perasaan inferor istri dan menyalahkan diri karena merasa tindakan suaminya berpoligami adalah akibat dari ketidakmampuan dirinya memenuhi kebutuhan biologis suaminya.
  2. Dampak ekonomi: Ketergantungan secara ekonomi kepada suami. Walaupun ada beberapa suami memang dapat berlaku adil terhadap istri-istrinya, tetapi dalam praktiknya lebih sering ditemukan bahwa suami lebih mementingkan istri muda dan menelantarkan istri dan anak-anaknya terdahulu. Akibatnya istri yang tidak memiliki pekerjaan akan sangat kesulitan menutupi kebutuhan sehari-hari.
  3. Dampak hukum:Seringnya terjadi nikah di bawah tangan yang tidak dicatatkan pada kantor catatan sipil atau kantor urusan agama, sehingga perkawinan dianggap tidak sah oleh negara, walaupun perkawinan tersebut sah menurut agama. Pihak perempuan akan dirugikan karena konsekuensinya suatu perkawinan dianggap tidak ada, seperti hak waris dan sebagainya.
  4. Dampak kesehatan: Kebiasaan berganti-ganti pasangan menyebabkan suami/istri menjadi rentan terhadap penyakit menular seksual (PMS), bahkan rentan terjangkit virus HIV/AIDS
  5. Kekerasan terhadap perempuan:baik kekerasan fisik, ekonomi, seksual maupun psikologis. Hal ini umum terjadi pada rumah tangga poligami, walaupun begitu kekerasan juga terjadi pada rumah tangga yang monogami.
  • Faktor Eksternal
  • biasanya yang dialami adalah gunjungan atau omongan dari keluarga atau lingkungan sekitar. 
tidak hanya pada wanita dampak yang di timbulkan karena pologami namun anaklah yang lebih harus di perhatikan karena itu akan berpengaruh pada pertubuhan anak.
ANAK :
Dan selanjutnya  mempengaruhi perkembangannya, misalnya anak menjadi pemalas dan kehilangan semangat dan kemampuan belajarnya. Di samping itu tidak jarang menimbulkan terjadinya kenakalan-kenakalan dan traumatik bagi anak higga berkeluarga. Terjadinya tindakan-tindakan atau kasus-kasus tersebut merupakan akibat negatif dari keluarga yang berpoligami yang disebabkan karena hal-hal sebagai berikut:
1. Anak Merasa Kurang Disayang.
Salah  satu dampak terjadinya poligami adalah anak kurang mendapatkan perhatian dan pegangan hidup dari orang tuanya, dalam arti mereka tidak mempunyai tempat dan perhatian sebagaimana layaknya anak-anak yang lain yang orang tuanya selalu kompak.
Kurangnya kasih sayang,perhatian dan control dari ayah kepada anak-anaknya maka akan menyebabkan anak tumbuh dan berkembang dengan bebas. Dalam kebebasan ini anak tidak jarang mengalami kemorosotan moral, karena dalam pergaulannya dengan orang lain yang ter pengaruh kepada hal-hal yang kurang wajar.

2. Tertanamnya Kebencian Pada Diri Anak.
Pada dasarnya tidak ada anak yang benci kepada orang tuanya, begitu pula orang tua terhadap anaknya. Akan tetapi perubahan sifat tersebut mulai muncul ketika anak merasa dirinya dan ibunya”dinodai” kecintaan kepada ayahnya yang berpoligami. Walaupun mereka sangat memahami bahwa poligami dibolehkan (sebagaimana dalam QS. An-Nisa :3) tapi mereka tidak mau menerima hal tersebut karena sangat menyakitkan. Apalagi ditambah dengan orang tua yang akhirnya tidak adil, maka lengkaplah kebencian anak kepada ayahnya.
Kekecewaan seorang anak karena merasa dikhianati akan cintanya dengan ibunya oleh sang ayah, akan menyebabkan anak tidak simpati, dan tidak menghormati ayah kandungnya. Sebagaimana CONTOH yang terjadi di Jakarta Timur, seorang anak dari keluarga poligami (Upik) yang memukul ayahnya sendiri hingga tak sadarkan diri, karena kebenciaan yang memuncak kapada ayahnya. Persoalannya bermula ketika sang ayah, 4 bulan tak pernah pulang dan tidak juga memberikan nafkah. Ia selalu berada di rumah isteri mudanya yang berjarak 3 kilometer dari rumah isteri tua. Sehingga setibanya di rumah, Upik yang sudah memendam kemarahan selama 4bulan ini karena melihat ibu dan keluarganya ditelantarkan, maka dilampiaskannya dengan memukul ayahnya hingga pingsan.

3. Tumbuhnya Ketidakpercayaan Pada Diri anak.
Persoalan yang kemudian muncul sebagai dampak dari poligami adalah adanya krisis kepercayaan dari keluarga, anak, dan isteri. Apalagi bila poligami tersebut dilakukan secara sembunyi dari keluarga yang ada, tentu ibarat memendam bom waktu, suatu saat lebih dahsyat reaksi yang ada.dan jika saat itu muncul anaklah yang paing pertama mendapat dampaknya,karena yang anak tau hanya keluarga yang harmonis dan anak merasa di bohongi sehingga mengakibatkan timbul ketidak percayaan pada dirinya sendiri dan jika di alami terus menerus anak akan merasa curiga dan tidak mempunyai rasa kepercayaan terhadap siapapun.
 
4. Timbulnya Traumatik Bagi Anak.
Dengan adanya tindakan poligami seorang ayah  maka akan memicu ketidak harmonisan dalam keluarga dan membuat keluarga berantakan, walaupun tidak sampai cerai. Tapi kemudian akan timbul efek negatif, yaitu anak-anak menjadi agak trauma terhadap perkawinan.


      Interaksi sosial dalam keluarga yang berpoligami dapat berjalan dengan baik dan harmonis apabila seorang suami dapat menjalankan peran dan tanggung jawabnya sebagai kepala rumah tangga dan menjalankan fungsi-fungsi keluarga dengan sebaik-baiknya. Perkawinan poligami juga akan akan berjalan lancar jika dilakukan secara terbuka, jujur, tidak sembunyi-sembunyi, adanya izin dari istri pertama serta adanya nilai-nilai dan motivasi agama yang mempangaruhi dalam menjalankan keluarga poligami. Konflik yang biasanya muncul dalam keluarga yang berpoligami adalah adanya kecemburuan antara sesama istri dan tidak adilnya seorang suami dalam membagi tanggung jawabnya. Akibat dari permasalahan ini interaksi antara anggota-anggota keluarga baik antara suami dan istri, antara sesama istri dan antara orang tua dengan anak akan terganggu.
      Sikap istri yang mau menerima sebagai seorang istri yang dipoligami dilatarbelakangi oleh beberapa alasan yaitu:
  1. ingin menjaga nama baik dan martabat keluarga
  2. ketergantungan secara ekonomi pada suami
  3. kepentingan anak, ingin menjadi istri yang soleha yang berbakti pada suaminya
  4. menjaga keutuhan dan kebahagian keluarga dari perbuatan-perbuatan yang dapat merusak keharmonisan keluarga seperti perselingkuhan dan perbuatan zina
  5. poligami dianggap sebagai suatu suratan nasib. 


syarat poligami :
Pada pokoknya pasal 5 UU Perkawinan menetapkan syarat-syarat yang harus dipenuhi bagi suami yang akan melakukan poligami, yaitu:
a. adanya persetujuan dari istri;
b. adanya kepastian bahwa suami mampu menjamin keperluan-keperluan hidup istri-istri dan anak-anak mereka (material);
c. adanya jaminan bahwa suami akan berlaku adil terhadap istri-istri dan anak-anak mereka (immaterial).
Idealnya, jika syarat-syarat diatas dipenuhi, maka suami dapat mengajukan permohonan kepada Pengadilan di daerah tempat tinggalnya. Namun dalam prakteknya, syarat-syarat yang diajukan tersebut tidak sepenuhnya ditaati oleh suami. Sementara tidak ada bentuk kontrol dari pengadilan untuk menjamin syarat itu dijalankan. Bahkan dalam beberapa kasus, meski belum atau tidak ada persetujuan dari istri sebelumnya, poligami bisa dilaksanakan
 
5. YANG BISA ANDA LAKUKAN UNTUK MENCEGAH TRAUMA AKIBAT POLIGAMI
Mungkin sangat sulit mengharapkan keadilan, apalagi yang sifatnya immaterial dari suami yang menikah lagi dengan perempuan lain. Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan:
* Persiapkan diri 
Menghadapi suami yang berniat poligami adalah sangat berat. Mental Anda harus siap menghadapi kemungkinan suami tidak lagi memberikan perhatian dan kasih sayang yang penuh terhadap Anda. Belum lagi menghadapi berondongan pertanyaan dari berbagai pihak, baik itu dari keluarga, masyarakat sekitar, teman dan pihak lainnya.
* Kewajiban Suami
Sebagai konsekwensi dari pembakuan peran dalam UU Perkawinan (suami adalah kepala keluarga dan istri pengurus rumahtangga) maka menjadi kewajiban suami untuk memenuhi nafkah bagi istri dan anaknya, juga memberikan biaya perawatan dan pendidikan anak. Begitupun ketika suami memutuskan menikah dengan perempuan lain, kewajiban itu tetap masih ada.
» Pasal 5 ayat 1 (point b) UU no.1/1974 menyebutkan: salah satu syarat yang harus dipenuhi suami agar permohonan poligaminya disetujui Pengadilan adalah adanya kepastian bahwa suami mampu menjamin keperluan-keperluan hidup istri-istri dan anak-anak mereka.
» Pasal 41 (poin c dan d) Peraturan Pemerintah RI No. 9/1975 tentang Pelaksanaan UU No.1/1974 juga menyebutkan bahwa Pengadilan dapat memeriksa ada atau tidak adanya kemampuan suami untuk menjamin keperluan hidup istri-istri dan anak-anak, dengan memperlihatkan:
a. surat keterangan mengenai penghasilan suami yang ditanda- tangani oleh bendahara tempat suami anda bekerja ; atau
b. surat keterangan pajak penghasilan, atau;
c. surat keterangan lain yang dapat diterima Pengadilan.
Ingat, Anda harus hadir dalam proses pemeriksaan atas penghasilan suami ini (pasal 42 ayat 1 PP No.9/1975).
» Pasal 34 (ayat 1) UU No.1/1974 yang mengatur masalah hak dan kewajiban suami istri menyebutkan: Suami wajib melindungi istrinya dan memberikan segala keperluan hidup berumahtangga sesuai dengan kemampuannya.

* Surat Perjanjian

Kepastian dari suami untuk menjamin kebutuhan hidup Anda dan anak-anak Anda seringkali tidak dilaksanakan. Atau bisa juga, dana untuk kebutuhan itu harus didapatkan dengan susah payah, bahkan terkadang seperti ‘mengemis-ngemis’. Bila keadaan itu menimpa Anda, maka menurut PP No. 9/1974 pasal 41 poin d yang pada intinya menyatakan bahwa Anda dapat meminta agar Pengadilan juga memeriksa ada atau tidak adanya jaminan bahwa suami akan berlaku adil memenuhi kewajibannya dengan memerintahkan suami membuat surat pernyataan atau janji secara tertulis.
Jaminan bahwa suami akan berlaku adil terhadap istri-istri dan anak-anak mereka dapat ditunjukkan dengan membuat surat pernyataan atau janji dari suami (pasal 41 poin d, PP No. 9/1975).

6. Bantuan Hukum
Seringkali terjadi, para istri yang menerima suaminya berpoligami, akhirnya enggan untuk mengurus segala sesuatu, misalnya tentang nafkah. Hal ini diakibatkan karena istri sudah merasa kehilangan harapan. Atau bisa juga karena istri tidak mengetahui hak-haknya secara jelas.
Bila ini terjadi pada Anda, Anda bisa meminta bantuan kepada beberapa lembaga terdekat yang peduli pada persoalan seperti itu.
Diantaranya:
» Lembaga Bantuan Hukum (terutama untuk perempuan)
» Lembaga lain yang konsern pada persoalan perempuan
» Lembaga-lembaga Konsultasi Perkawinan
» Pengadilan yang memberikan ijin suami Anda berpoligami


selain pologami ada juga monogami yaitu
                                   seorang yang mempunyai pasangan hanya satu.
monogami berpengaruh juga pada pertumbuhan anak namun dampaknya tidak begitu besar,dampak dampak negatifnya juga hampir tidak ada.hanya mungkin bagi seorang yang sudah lama menikah ada rasa bosan.namun di masyarakat pedesaan atau pelosok lebih banyak orang yang menganut poligami di banding monogami.
sumber    : http://meetabied.wordpress.com/2009/12/25/pengaruh-poligami-terhadap-perkembangan-psikologi-anak/

Kamis, 04 November 2010

ISD (INDIVIDU)

pengertian individu :~ kata individu berasal dari bahasa latin individuum yang atinya tidak
                              terbagi                                                                           
                              ~ individu adalah kesatuan yang tidak terbatas
                              ~ individualisasi adalah aktualisasi diri atau proses dari individu
                               menjadi keluarga
                              ~ individu merupakan bagian terkecil dalam masyarakat

sosialisasi              : proses menyelaraskan diri dengan lingkungan sekitar dan mengerti cara
                              bersikap atau berperilaku dengan lingkungannya.

tahap pertumbuhan individu :
  • masa vital 
      Di mulai dari umur 0 - 2 tahun,dalam masa ini individu mengalami proses awal sosialisasi.
contoh : seorang anak di ajarkan berjalan,dan di biasakan bertemu dengan orang banyak,oleh karena itu kebanyakan para ibu memasukkan anaknya ke sekolah-sekolah,pada masa awal pertumbuhan anak mereka sedini mungkin agar anak mereka terbiasa bersosialisasi dengan orang banyak,proses ini di sebut ekternalisasi.
  • masa estetik
Dimulai pada umur 2 - 7 tahun,dalam hal ini individu mulai belajar sosilisasi lebih luas lagi.
contoh : anak yang mulai belajar membaca dan memasuki dunia sekolah yang lebih luas,dengan kata lain ruang lingkup bermasyarakatnya juga lebih luas.

  • masa intelektual
dimulai pada umur 7-14 tahun,pada umur ini individu mulai belajar mencari jati diri mereka,rasa ingin tahu mereka tentang masalah-masalah yang ada di masyarakat atau hal-hal yang terjadi di masyarakat.
contoh : seorang anak laki-laki yang mulai menyukai wanita seusianya.


  • masa remaja
di mulai pada umur 14- 17 tahun,di umur inilah seorang individu harus menjadi individu yang sudah benar-benar mengerti car bersosialisasi dengan baik.remaja yang harus bisa memposisikan bagaimana dia bersikap dan menempatkan diri sesuai dengan lingkungannya.
contoh : remaja yang sedang dalam masalah bisa menyelesaikan masalah dengan baik,dan tidak merugikan orang lain.


berikut contoh boigrafi yang bisa kita teladani ceritanya :


Dorce Gamalama terlahir dengan nama Dedi Yuliardi Ashadi di Solok, Sumatra Barat, 21 Juli 1963. Dorce telah berkecimpung dalam profesinya sebagai komedian, pembawa acara, aktris dan musisi. Menurutnya ia mendapat inspirasi untuk nama Gamalama dari suatu perjalanan untuk menyanyi di ternate bersama benyamin sueb, di mana ia melihat gunung gamalama. Setelah naik haji ia juga menambahkan nama Halimatussadiyah.

Putra pasangan Achmad dan Dalifah itu, sejak usia satu tahun telah ditinggal kedua orangtuanya, setelah meninggal dunia
seharusnya yang paling bertanggung jawab terhadap hidup saya itu kan kakak-kakak saya. Tapi, semuanya tak ada yang peduli pada saya. Padahal, hidup mereka terbilang lumayan. Saya akhirnya tinggal bersama nenek saya, yang untuk mengurus hidupnya sendiri pun juga susah. Dari dirinyalah saya menemukan kasih sayang yang tulus dan utuh. Meski hidup kami menyedihkan, kami lalui berdua dengan tabah.”dan dirinya kemudian diasuh oleh neneknya, Siti Darama, yang kemudian mengajaknya berpindah ke Jakarta saat berusia dua tahun.

Karir bermusiknya diawali saat tampil menyanyi bersama kelompok Bambang Brothers waktu dirinya masih Sekolah Dasar (SD). Dan saat duduk di bangku SMP, dirinya tidak lagi tertarik untuk mengikuti pelajaran sekolah dan lebih memusatkan pada karirnya sebagai menyanyi.

Dia usia remaja itulah, dirinya juga mulai menyadari kecenderungan tertarik pada pria. Hal ini juga dimanfaatkannya dengan penampilannya yang berdandan ala perempuan selama di atas panggung. Saat itulah, dirinya mendapatkan nama panggilan Dorce Ashadi dari Myrna pemimpin kelompok tari waria Fantastic Dolls.


sejak saat itu dorce mulai merasa di asingkan oleh lingkugan sekitar bahkan keluarganya sendiri,dia lalu memuuskan untuk mencari jalan hidupnya sendiri.tapi dorce tidak putus asa dan tetap berjuang.Meski kariernya sukses, ia acap kali menerima perlakuan yang tidak manusiawi dari keluarganya.


Dalam perjalanannya, Dorce semakin menikmati 'perannya' sebagai seorang perempuan, dirinya kemudian memutuskan untuk operasi ganti kelamin di rumah sakit di Surabaya. Walaupun mendapat tentangan dari berbagai pihak, keinginan Dorce terus berjalan.


sampai tidak lama kemudian dorce berkenalan dengan seorang pria dan tanpa di sangka pria itu mendatangiya dan berniat untuk melamarnya,"bagaikan di terbangkan ke langit k tujuh rasanya" ujar dorce mengungkapkan perasaannya pada mejalah femina.



akhirnya dorce pun menikah dan menjalani hidupnya dengan bahagia,mempunyai seorang suami yang menyayanginya dan mertua yang menerima dia apa adanya.tetapi dalam kehidupan berumah tangganya dorce merasa ada yang kurang yaitu keturunan,Dorce kemudian berusaha mengadopsi anak. Suatu hari, di depan rumahnya lewat seorang wanita yang tengah hamil enam bulan. Wanita itu sudah punya 12 anak dan bayi yang dikandungnya adalah anak ke-13. Dengan nada bercanda, Dorce berkata pada wanita hamil itu, “E, elu ini kayak kucing aja, beranak melulu! Entar, kalau anak ini lahir, untuk gue, ya?”

Ternyata, wanita itu tidak keberatan, begitu juga ketika dia memberitahukan suaminya. Dorce kemudian menanggung biaya perawatan dan kelahiran bayi itu. Anak yang lahir laki-laki.Secara resmi Dorce pun mengadopsi bayi itu dan memberinya nama Rizky . Saat itu lengkaplah sudah kebahagiaan Dorce.
Karena kesibukannya makin padat, Dorce lalu menggaji seorang baby sitter untuk mengurus bayinya.
Merasa senang memiliki anak, Dorce pun ingin mengadopsi anak lagi. Kali ini ia ingin sekali mengadopsi anak perempuan. “Saat itu saya seperti orang ngidam,” kenangnya. “Saking menggebunya keinginan saya itu, sampai terbawa mimpi saat tidur. ”

Rupanya, keinginannya yang tulus itu dikabulkan oleh Tuhan. Suatu malam di tahun 1996, saat berada di Masjid Istiqlal Jakarta, ia tiba-tiba melihat seorang bayi perempuan yang terus-menerus menangis. Keadaannya mengenaskan sekali. Tubuhnya kotor, matanya belekan, dan bajunya pun lusuh. Dorce pun merasa trenyuh dan langsung membawa bayi itu bersama ibunya ke rumah sakit. Kesimpulannya, ibu bayi itu kurang gizi sehingga ASI air susu ibu-nya tidak keluar.

Setelah mendapatkan obat dan perawatan seperlunya di rumah sakit, bayi bersama ibunya pun langsung diajak Dorce ke rumahnya. Dari pembicaraan dengan ibu bayi itu akhirnya diketahui bahwa wanita itu ditinggal pergi oleh suaminya sehingga ia terpaksa menjadi pengemis di Masjid Istiqlal. Wanita itu tidak keberatan memberikan bayi itu kepada Dorce untuk diasuh dan dididik. Bayi usia setahun itu kemudian diberi nama Fatimah Zahra oleh Dorce. Hari itu makin lengkaplah kebahagiaan Dorce hidup bersama suami tercinta dan anak-anaknya. Belakangan ia mengadopsi satu anak perempuan lagi, yang diberi nama Khadijah .

Namun, di puncak kebahagiaannya itu, ada saja mulut-mulut yang usil. Akhirnya berbagai media pun meramaikannya dan menulis berbagai opini. Dengan status Dorce, mereka umumnya mencurigai kesungguhan Dorce mengadopsi bayi itu. Apa boleh buat, Dorce berusaha menerimanya dengan tabah sampai akhirnya suara-suara sumbang itu mereda.

bahkan dari kontroversi itu Dorce semakin dikenal Dorce muncul menjadi objek pemberitaan, dirinya kerap muncul di TVRI, yang saat itu menjadi satu-satunya stasiun TV yang melakukan siaran. Disusul banyaknya undangan menyanyi ke berbagai daerah, dan penampilannya membintangi film DORCE SOK AKRAB, DORCE KETEMU JODOH dan sejumlah kontrak rekaman.
 


Saat ini Dorce telah mengadopsi tiga anak, bernama Rizky, Fatimah dan Khadijah. Meski dirinya juga memiliki sejumlah panti asuhan, yang memiliki ribuan anak asuh.

Dorce yang kini masuk dalam daftar presenter papan atas dan setiap hari tampil di stasiun TV itu, juga pernah meraih book record Museum Record Indonesia (MURI), setelah meluncurkan sembilan album sekaligus hanya dalam waktu lima bulan. Album yang melibatkan 74 artis itu, menempatkan Dorce masuk di posisi 1883 dalam daftar penerima penghargaan MURi.

kesimpulan :
 dari biografi ini kita dapat mengambil pelajaran tentang berjuang untuk hidup kita sendiri jangan bergantung pada orang lain dan angan pantang menyerah untuk menggapai cita-cita kita.jika ada perjangan pasti ada keberhasilan.

dari biografi ini pula kita harus menghargai manusia tanpa membeda-bedakan jenis kelamin,harta,derajat,ataupun jabatan orang tersebut,karena kebaikan hati seorang manusia tidak di ukur oleh materi. 


Jumat, 08 Oktober 2010

ruang lingkup ilmu sosial dasar

lIlmu sosial dasar dalam lingkup perguruan tinggi adalah mata kuliah softskill yang merupakan kajian yang sifatnya multi-interdisipliner.Ilmu sosial dasar di ajarkan untuk memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang konsep dasar yang di kembangkan untuk mengkaji gejala sosial yang ada di sekitarnya,dan juga untuk pengembangan kepribadian mahasiswa,sehingga dapat menjadi bagian dari  masyarakat yang peka terhadap masalah sosial yang ada dalam masyarakat dan ikut serta dalam menyelesaikannya.Dengan demikian diharapkan mahasiswa dapat memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap lingkungannya dan memiliki kepedulian sosial dalam penerapan ilmu di masyarakat.

Latar belakang di berikannya ilmu sosial dasar di perguruan tinggi adalah :

  • Banyaknya kritikan yang di tunjukan pada sistem pendidikan di perguruan tinggi bahwa pendidikannya  masih bertujuan untuk menghasikan tenaga terampil saja tetapi belum menjasikan mahasiswa sebagai mahluk sosial yang peka dan mampu menyelesaikan masalah sosial
  • sistem pendidikan di perguruan tinggi masih tidak mengenali dimensi-dimensi yang ada di luar ilmu pendidikan yang di ajarkan.


Ilmu sosial dasar secara garis besar adalah ilmu yang mempelajari tentang hidup bermasyarakat yang berasal dari ilmu ilmu sosial dan pengetahuan meliputi alam,sejarah,ekonomi sosiologi,antropologi,dll.dan ilmu yang mempelajari masalah-masalah yang timbul dimasyarakat sehingga dapat menyelesaikan masalah sosial dan tercipta kehidupan bermasyarakat yang baik serta dapat bersosialisasi dengan lingkungan di mana saja.

Materi ilmu sosial dasar dibagi menjadi 3 golongan :
  1.  kenyataan sosial yang ada dalam masyarakat dan menjadi masalah sosial tertentu,kenyataan sosial sering menjadi perdebatan oleh para ahli karena perbedaan latar belakang ilmu.Dalam ilmu sosial dasar kita menggunakan pendekatan interdisipliner
  2. pengertian konsep sosial  atau kenyataan sosial di batasi dengan konsep dasar saja yang diperlukan untuk mempelajari masalah sosial
  3. masalah sosial yanag timbul dalam masyarkat ,biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan sosial anara satu dengan yang lainnya saling berkaitan.seperti masalah pemuda dan sosialisasi,hubungan antar warga negara,pertentangan sosial dan integrasi




Peran ilmu sosial dasar setelah lulus adalah
  • mempunyai pandangan tentang cara bersosialisasi dengan masyarakat dalam ruang lingkup yang lebih luas,
  • menambah wawasan tentang hidup bermasyarakat dengan baik
  • lebih mengerti tentang keadaan alam dan jalan pikiran manusianya,
  • memahami ilmu sosial yang menunjang kehidupan bersosialisasi,
  • pandangan hidup selanjutnya menjadi lebih terarah,
  • mengetahui cara hidup sebagai mahluk sosial,
  • lebih mencintai alam dan mengerti arti sejarah,
  • menjadi lebih mengerti masalah yang terjadi di masyarakat dan dapat membantu menyelesaikan masalah sosial.
  • dapat memanfaatkan ilmu-ilmu yang ada dalam ilmu sosial dasar untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat
  • membakitkan rasa ikut serta dalam menyelesaikan masalah sosial.
  • memudahkan beradaptasi dengan lingkungan masyarakat yang lebih luas
  • membantu perkembangan cara pola pikir dalam menyikapi masalah




referensi : Harwatiyoko&Netlje F Kaltuuk MKDU ILMU SOSIAL DASAR,Jakarta 1996(google)
                soegy90 (UG community)
                wikipedia pakde sofa
                buku MKDU